Home » , » Teman Sekamar Dari Neraka

Teman Sekamar Dari Neraka


Image: Corbis
AMERIKA SERIKAT - Memilih teman sekamar memang gampang-gampang susah. Teman yang klop, memiliki banyak kesamaan, dan asyik diajak hang out pun menjadi kriteria idaman banyak orang.

Tetapi, sebaik apa pun teman sekamar yang kita miliki, ada baiknya kita tetap waspada. Bisa jadi, insiden kecil yang memicu kemarahannya dapat menyulut dendam. Huffington Post,  melansir beberapa kisah teman sekamar yang menunjukkan amarah dalam cara yang sangat ekstrim. Berikut bagian keduanya dari daftar tersebut.

Kanibal

Alexander Kinyua, mahasiswa 21 tahun dari Morgan State University, mengakui pembunuhan teman sekamarnya, Kujeo Bonsafo Agyei-Kodie. Menurut laporan polisi, Kinyua juga mengaku mengonsumsi otak dan jantung Agyei-Kodie.

Ayah Kinyua menelepon polisi ketika saudara laki-laki Kinyua melapor bahwa dia menemukan bagian tubuh manusia - kepala dan dua tangan - pada kaleng di lantai dasar rumah. Sang ayah dan saudara laki-laki Kinyua meninggalkan ruangan tersebut untuk sementara waktu. Tetapi ketika mereka kembali, bagian tubuh manusia itu telah hilang, dan Kinyua sedang mencuci kaleng tersebut.

Pengasingan seksual di Stonehill

Pada Maret 2012, Associated Press (AP) melaporkan, seorang mantan mahasiswi di Stonehill College menuntut sekolahnya. Mahasiswi ini mengklaim, administrator sekolah tidak membantunya ketika dia mengajukan komplain bahwa teman sekamarnya terlalu sering berhubungan seksual di kamar mereka.

Lindsay Blankmeyer berkata pada tuntutan federal, bahwa dia sudah menderita karena depresi dan kesulitan memusatkan perhatian atau attention deficit disorder (ADD) sebelum memulai perkuliahan di Stonehill. Penyakitnya ini kian parah dan mengarahkannya pada keinginan bunuh diri ketika pihak kampus menolak untuk membantunya lepas dari teman sekamarnya itu.

Terlahir sebagai peniru

Surat kabar Jacksonville times-Union melaporkan, bahwa para juri persidangan memutuskan bahwa pasangan di Jacksonville ini bersalah atas pembunuhan teman sekamar mereka. Korban, yang berusia 22 tahun, juga dirampok. Pelaku kemudian membakar jasad dan apartemennya. Jaksa penuntut umum berpendapat, aksi ini sangat mungkin merupakan bentuk peniruan dari film Natural Born Killers yang rilis pada 1994.

Angus Wallen dan Kara Winn, keduanya berusia 27 tahun, disidang secara terpisah, dan keduanya didakwa atas pembunuhan tingkat pertama, perampokan, dan pembakaran pada 18 Desember 2004. Para juri menemukan, kedua tersangka menembak korban mereka, Brandon Murphy, mengambil mobil, kartu kredit, game Nintendo, dan properti lain milik Murphy. Mereka kemudian membakar jasad dan apartemen Murphy dengan cairan pembakar.

Penikam punggung

Janelle Henderson menuduh mahasiswa University of Arizona Galareka Harrison
telah mencuri kartu tanda pengenal mahasiswa, kartu jaminan sosial, beberapa lembar cek, dan uang tunai USD500 dari rekeningnya. Jaksa penuntut berkata, Harrison menghabiskan waktu berhari-hari untuk merespons tuduhan Henderson tersebut. Keputusan Harrison adalah membeli pisau dapur delapan inci dan menggunakannya untuk menikam Henderson hingga 23 kali di punggung dan lehernya.

Jamur "ajaib"


Joseph Hotz dicurigai berada di bawah pengaruh jamur halusinogen ketika dia menikam teman sekamarnya di Chadron State College, Kennth Pfeiffer, hingga meninggal dunia. Pihak kepolisian menyatakan, Hotz kemudian menerobos masuk rumah orang beberapa blok dari tempat tinggalnya.

Teman Sekamar Dari NerakaBy Andri an.Published: 17.00
Rating5.0 ★★★★★© 87833 reviews.

based on Microformats review aggregate




Terimakasih atas kunjungan Anda



Share this article :

Posting Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
 

Copyright © 2014. coba-liat - All Rights Reserved

Proudly powered by Blogger