Home » , » Rumah Tak Harus Mengacu Pada Satu Tema

Rumah Tak Harus Mengacu Pada Satu Tema

detail berita
JAKARTA - Dewasa ini konsep hunian tidak lagi hanya mengacu pada satu tema desain. Sebagian orang bahkan cenderung lebih bebas dalam menentukan konsep yang ingin diangkat untuk merencanakan sebuah hunian atau tempat tinggal.

Sekarang sudah banyak perumahan atau bentuk rumah tinggal yang membuat konsep dengan berbagai bentuk arsitektur. Ada yang mengaplikasikan gaya arsitektur luar, ada pula yang masih mempertahankan gaya arsitektur lokal. 

"Bentuk arsitektur yang sedang tren saat ini, sebut saja tema modern dan minimalis, biasanya mengadopsi satu tema saja. Bahkan terkadang idealisme pemiliknya bisa terlihat dari satu bentuk tema arsitektur yang digunakan," jelas arsitek Rizky Artando.

Tentu Anda sudah mengenal bentuk-bentuk arsitektur yang sedang tren saat ini, katakanlah tema modern minimalis yang selalu menjadi primadona dalam dunia desain interior.

"Bentuk minimalis banyak bermain dengan bentuk simpel dan rata, tidak banyak menggunakan ornamen ataupun detail khusus pada tiap bangunannya. Atau tema modern yang banyak menggunakan material baru sebagai pengganti material lama yang konvensional," papar Rizky.

Permasalahan tema untuk tatanan interior memang selalu menarik untuk dibahas, terlebih lagi jika Anda ingin mencari ide serta gagasantren ke depan untuk tema bangunan. Namun, yang perlu diingat, Anda harus mempertimbangkan konsep-konsep modern tersebut dengan keadaan di sekitar Anda. 

"Faktor terpenting lain dalam masalah tema adalah, jangan lupa untuk memperhatikan faktor iklim atau cuaca. Tingkat curah hujan yang tinggi serta iklim yang beragam akan mempengaruhi model fasad bangunan, apakah nanti ingin ditampilkan dengan bentuk minimalis yang polos atau dengan bentuk dak beton yang rata," beber sang arsitek.

Anda harus benar-benar cermat dalam penentuan konsep tema hunian. Jangan sampai karena mengusung konsep minimalis, Anda jadi terlalu idealis hingga membuat Anda kerepotan dalam memelihara bangunan, khususnya untuk menjaga bangunan tersebut dari terpaan panas dan hujan. 

Satu hal lagi, perhatikan masalah biaya. Jangan pula memaksakan diri, karena belum tentu konsep modern yang ingin Anda aplikasikan cocok dengan kebiasaan Anda dan tidak fungsional.

Hanya, ada kalanya Anda pun bisa menggabungkan tema idealis tersebut ke dalam satu tema yang menarik. Namun, tentu saja, itu semua harus disesuaikan dengan kondisi dan keinginan Anda dalam mengaplikasikan sebuah tema desain. 

Ambil contoh, Anda boleh mengadopsi bentuk arsitektur modern dan minimalis dipadukan dengan bentuk arsitektur tropis dengan sentuhan elemen alam sebagai penyeimbang tema tersebut. 

 Rizky menambahkan, dalam membuat sebuah konsep rancangan hunian atau bangunan rumah tinggal, Anda harus menentukan tema dasarnya terlebih dahulu.

Dalam hal ini bentuk minimalis mungkin bisa menjadi pilihan yang tepat karena sifatnya yang baku, simpel, dan trendi. Lewat pola kotak atau kubus bisa menjadi ide awal untuk membuat fasad rumah. 

Hal yang tidak kalah penting adalah pemilihan material. Untuk rumah dengan tema minimalis, bisa menggunakan jenis material seperti logam, kaca, metal, atau materi pendukung lain yang dapat dipadukan dengan bentuk dasarnya. Material tersebut juga bisa

Anda jadikan sebagai penghias rumah, seperti sekat atau partisi, dengan menghadirkan pancuran air yang jatuh melewati kaca sebagai alternatif pengganti kanopi di bagian garasi. 

"Penggunaan model atap pelana bisa menjadi pilihan untuk hunian dengan tema tropis. Konsep ini juga bisa menjadi pilihan untuk mengatasi masalah yang ada.Bahan materialnya boleh menggunakan kayu air atau material buatan yang memiliki corak alam," ujar Rizky.

Tidak hanya sebatas pada tema tropis, di sisi lain, tema back to nature juga masih banyak diminati. Tema arsitektur alam tersebut dapat Anda aplikasikan melalui sebuah permainan tekstur dinding atau taman di luar ruamh.

Jadi, penggunaan tema yang beragam dapat Anda aplikasikan ke dalam satu konsep perencanaan sebuah hunian, alias tidak hanya mengacu pada satu tema desain. Anda pun boleh membuat kreasi dari berbagai bentuk arsitektural lain melalui perpaduan tema-tema khusus yang dipilih.

Rumah Tak Harus Mengacu Pada Satu TemaBy Andri an.Published: 03.00
Rating5.0 ★★★★★© 87833 reviews.

based on Microformats review aggregate




Terimakasih atas kunjungan Anda



Share this article :

Posting Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
 

Copyright © 2014. coba-liat - All Rights Reserved

Proudly powered by Blogger